Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opinions Corner

Mengenal Lebih Jauh, ‘Land’ si Polaroid

Edwin Herbert Land Lahir: 7 Mei 1909 Bridgeport, Connecticut Meninggal: 01 Maret 1991 (umur 81) Pendidikan: Harvard College Pekerjaan : Penemu, Pengusaha Tempat kerja: Polaroid Corporation Organisasi: Polaroid Corporation Dikenal karena: Kamera Polaroid Dipengaruhi oleh: Robert Williams Wood Mempengaruhi: Steve Jobs Pasangan: Helen (Terre) Maislen Mungkin anda pernah melihat para fotografer di tempat-tempat wisata yang menawarkan foto langsung jadi dalam hitungan menit. Sampai sekarang, perkembangan kamera polaroid semakin berkembang. Tahukah anda siapa penemu dari kamera polaroid? Ia adalah Edwin Herbert Land, penemu kamera polaroid (kamera langsung jadi), pendiri Polaroid Corporation, serta tokoh dalam sejarah fotografi industri. Land merupakan seorang ilmuwan yang memiliki lebih dari 500 paten atas penemuan, terutama di bidang optik. Atas jasa-jasanya, Land menerima Medal of Freedom, penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga sipil di Amerika ...

RUNCING KE BAWAH, TUMPUL KE ATAS

Oleh : Nurul Istiqomah          “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” (Bung Karno) Untukmu, Para Pejuang Bangsa Pendahulu Kami… B ukanlah hal yang mudah untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.  Demi mewujudkan cita – cita bangsa seluruh kemampuan terbaik mereka kerahkan. Kemudian mereka meletakkan amanah besar pada pundak generasi penerusnya. Entah sanggup atau tidak generasi penerusnya memikul beban berat yang dititipkan para pendahulu bangsa.

Semester I Kelas Malam Psikologi UNTAG 2015

     3 1 Agustus 2015. Adalah hari pertama dimana aku mengikuti perkuliahan di Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Setelah berhenti  sekolah satu tahun, bekerja mengumpulkan dana untuk pendidikan yang lebih tinggi rasanya hanya : "wah! finally!"

A Secret of Happiness

  Selamat menyambut hari baru...          Subuh ini aku terbangun dua kali. Pertama, saat terbangun dari tidur -- membuka mata -- kemudian teringat sekelebat kata : “bahagia” saat itu aku terbangun untuk yang kedua kalinya. Bangun dengan semangat jiwa yang menyala.          Hari demi hari dari waktu ke waktu, kehidupan akan semakin kompleks. Terkadang kita sering lupa pada kebahagiaan yang terletak pada hal-hal kecil yang sama sekali tak pernah melibatkan sesuatu yang rumit. Dengan banyaknya batu sandungan pada fase perjalanan hidup, yakinkah bahwa selama ini kita sudah hidup dengan bahagia? Relatif saja bahwa bahagia, terkadang adalah tentang sesuatu yang tak dapat dilihat dari kacamata orang lain. Jauh dari penilaian, bahagia hanya dapat dirasakan oleh empunya.